Panduan Cara Menjadi Reseller Yang Sukses Dengan Modal Minim

Bisnis reseller kini menjadi salah satu model bisnis yang banyak dipilih oleh orang-orang yang terkendala masalah permodalan. Model bisnis satu ini bahkan semakin menjamur semenjak kehadiran online shop ataupun marketplace online.

Meski menawarkan banyak keuntungan dengan segudang kemudahan, untuk menjalankan bisnis satu ini tetap dibutuhkan pengetahuan cara menjadi reseller yang sukses.

Hal pertama yang harus dipahami terkait reseller adalah definisinya. Reseller merupakan kegiatan bisnis yang dilakukan dengan cara menjual kembali suatu barang dari supplier.

Untuk memasarkan kembali barang tersebut, pihak reseller harus membeli produk tersebut terlebih dahulu. Sementara itu, dropshipper tidak perlu menyetok sejumlah barang dan langsung memasarkan produk.

Kelebihan menjadi seorang reseller selain modal yang cukup minim yaitu Anda tidak perlu ribet memikirkan inovasi pada produk. Anda cukup memasarkan produk yang dijual oleh produsen atau supplier ke tangan konsumen.

Oleh sebab itu, akan lebih baik jika Anda memilih produk yang sudah cukup dikenal oleh pasaran. Produk yang sudah dikenal tidak akan membutuhkan banyak tenaga untuk edukasi pasar.

Bagi Anda yang masih pemula dalam konsep bisnis reseller, di artikel kali ini sudah dirangkum beberapa panduan jitu agar sukses menjadi reseller pemula. Tips atau panduan dalam menjalankan bisnis reseller telah dikelompokkan berdasarkan cara memilih produk, cara memasarkan, mengidentifikasi target pasar hingga menetapkan produsen atau supplier yang tepat.

Memahami cara menjadi reseller bagi mereka yang masih pemula sangat penting agar tidak salah dalam memilih langkah pertama. Dengan mengikuti beberapa panduan yang sudah dirangkum di artikel ini, dijamin Anda akan lebih cerdas dalam mengelola bisnis reseller Anda.

Memilih Supplier yang Tepat

Carilah suplier yang tepat untuk diajak kerjasama
Carilah suplier yang tepat untuk diajak kerjasama

Dalam memilih supplier atau produsen produk, ada beberapa kriteria kunci yang harus dimiliki oleh supplier tersebut. Hal ini sangat penting karena berkaitan dengan keberlanjutan bisnis dan tanggung jawab Anda terhadap konsumen. 

1. Memiliki Kredibilitas yang Teruji

Jangan sampai Anda salah memilih supplier atau produsen. Lihat latar belakang atau riwayat penjualan supplier tersebut. Apakah ada riwayat kekecewaan dari reseller yang dimiliki oleh supplier tersebut ataukah bersih dari komentar negatif?

Pilih reseller yang benar-benar Anda pahami track recordnya agar tidak menyesal.

2. Kualitas dari Produk

Agar terhindar dari masalah kemudian hari seperti keluhan dari konsumen, pastikan Anda telah mengetahui kualitas dari barang yang dijual supplier.

Kalau memungkinkan, beli beberapa barang saja dari supplier tersebut untuk memastikan kualitas produknya. Hal ini sangat penting apalagi untuk Anda yang berbisnis reseller dari supplier online karena Anda tentu hanya melihat gambar atau foto produk tersebut saja.

3. Komunikatif

Supplier yang cepat dalam memberikan respon menjadi salah satu faktor kunci keberlangsungan bisnis. Jangan memilih supplier yang lambat memberikan respon.

4. Sistem Komisi atau Aturan Terkait Reseller

Anda harus bertanya dengan terperinci mengenai harga yang ditawarkan reseller kepada Anda. Pilih supplier yang menawarkan harga termurah dan kualitas sama dengan kompetitornya.

Hal ini penting karena Anda tentu ingin mendapatkan selisih harga penjualan yang lebih besar. Tanyakan juga mengenai sistem komisi yang mereka terapkan termasuk berapa harga yang harus dibayar jika ingin menjadi reseller.

Memilih Produk Terbaik

Pilihlah produk terbaik yang bisa Anda bantu pasarkan
Pilihlah produk terbaik yang bisa Anda bantu pasarkan

Tips cara menjadi reseller yang sukses berikutnya adalah dengan memilih produk yang tepat untuk dijual. Dari sekian banyak kategori produk yang ada di pasaran, pertama-tama sempitkan kategori produk tersebut.

Misalnya, ada kategori produk fashion, kecantikan, hingga elektronik. Anda kemudian memilih kategori fashion. Sempitkan lagi jenisnya apakah fashion muslim, anak-anak atau baju kekinian.

1. Tentukan Secara Spesifik

Masih menyambung dengan penjelasan di atas, tentukan produk yang akan dijual secara spesifik. Ketika Anda sudah memutuskan untuk menjadi reseller produk fashion, maka tentukan lagi produk fashion seperti apa yang Anda inginkan.

Apakah Anda ingin menjadi spesialis reseller fashion muslim? Anda juga bisa membuatnya lebih spesifik misalnya khusus fashion muslimah dari kerudung hingga pakaian. 

2. Pikirkan Cara Pengirimannya

Anda harus mempertimbangkan logistik atau cara pengiriman barang. Jika Anda masih cukup awam, pilihlah produk yang ringan namun kuat seperti baju. Produk seperti ini tidak akan memberatkan ongkos kirim dan juga relatif tidak mudah rusak sehingga lebih aman.

Menentukan Target Pasar atau Konsumen

Setelah Anda menentukan jenis produk yang ingin dipasarkan, Anda juga harus memahami target pasar atau konsumen yang ingin disasar. Apakah Anda ingin menarget konsumen remaja, wanita, ataukah professional muda?

Pelajari pasar terkini dan pastikan apakah target tersebut sesuai dengan produk yang Anda jual dalam arti apakah mereka benar-benar membutuhkan barang tersebut.

Setelah Anda mengetahui target pasar atau konsumen, maka selanjutnya Anda dapat menentukan cara marketing yang tepat. Cara marketing termasuk penggunaan bahasa hingga media pemasaran yang sesuai mayoritas pasar.

Misalnya media pemasaran online via media sosial Instagram mungkin akan sangat tepat untuk remaja yang mayoritas menggunakan Instagram hari ini.

Tips Melakukan Marketing

Buatlah beberapa strategi penjualan yang akan Anda lakukan
Buatlah beberapa strategi penjualan yang akan Anda lakukan

Dari sekian banyak cara marketing termasuk media marketing yang ingin Anda lakukan, Anda harus memahami tujuan utama dari marketing itu sendiri. Patut dipahami bahwa tujuan marketing tidak hanya untuk menggaet pasar atau konsumen saja. Namun tujuan pertama adalah untuk membuat pasar sadar akan merek Anda atau istilahnya brand awareness. 

Brand awareness ini penting terutama jika produk Anda belum dikenal masyarakat. Sementara jika produk Anda sudah cukup dikenal, maka poin penting dari brand awareness adalah untuk membuat masyarakat sadar mengenai Anda sebagai reseller produk yang mereka cari. Tujuan selanjutnya dari marketing barulah mengkonversikan kesadaran masyarakat tersebut menjadi konsumen. 

Dalam melakukan marketing ada beberapa media yang bisa digunakan. Media blog atau website menjadi salah satu media terbaik untuk memasarkan produk. Pasalnya, website serupa dengan toko milik Anda sendiri. Anda bebas untuk memajang produk Anda di dalam website tersebut. Isi website Anda dengan konten menarik dan berkualitas.

Berikan deskripsi yang lengkap terkait produk Anda. Deskripsi lengkap bukan berarti harus memenuhi seluruh layar website, namun berikan apa yang kira-kira ingin diketahui oleh calon konsumen. Selanjutnya jangan lupa berikan gambar atau foto dari produk yang dijual. Termasuk di dalam website berikan informasi menarik agar lebih banyak konsumen yang mengunjungi website Anda.

Berhubungan dengan Baik ke Konsumen

Kepuasan konsumen merupakan hal utama dalam keberlangsungan sebuah bisnis. Berikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Konsumen yang puas akan mendorong pemasaran yang lebih efektif ke bisnis Anda, yakni pemasaran dari “mulut ke mulut”. 

Pelayanan terbaik kepada konsumen tidak harus selalu berarti membanting harga terlalu jauh. Komunikasi yang berjalan cepat dan ramah adalah salah satu faktor kunci. 

Pelajari cara menjadi reseller di atas dan terapkan selalu dalam bisnis. Cepat atau lambat bisnis reseller Anda pun dijamin stabil dan sukses.

Andra Yogi

    Seseorang yang sangat tertarik dengan dunia digital, teknologi, binis dan internet marketing dan juga WordPress. Saat ini sedang mengelola bisnis pengembangan website di andrastudio.

    Leave a response

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.