Apa Itu Landing Page dan Apa Kegunaannya?

Dalam dunia marketing digital, landing page adalah situs web yang mandiri, dibuat dengan tujuan kampanye iklan atau pemasaran. Ini adalah tempat para pengunjung “mendarat” saat mereka mengklik iklan Google AdWords atau yang serupa.

Saat Anda menjalankan iklan di media sosial atau mengumumkan promo di website, Anda harus lebih strategis menggunakan laman mana yang akan dibuat dan bagaimana cara membuatnya.

Landing page dibuat dengan satu tujuan yang terpusat, atau biasa disebut sebagai Call to Action (CTA). Kesederhanaan ini membuat landing page sebagai pilihan yang menarik untuk menaikkan tingkat konversi dari Google AdWords dan menekan anggaran untuk memperoleh lead dan penjualan.

Landing page memungkinkan bagi Anda untuk memberikan pesan yang tepat kepada pembeli yang tepat, sehingga Anda bisa mendapatkan imbal balik uang dan waktu sebesar mungkin.

Sebelum mengetahui kegunaan landing page, sebaiknya Anda mengetahui perbedaan landing page dan situs web lainnya seperti homepage.

Perbedaan home page dan landing page

Bayangkan home page sebagai pintu depan rumah Anda. Orang-orang akan memberi penilaian saat tiba di rumah Anda. Mereka akan berkeliling rumah untuk mengenal Anda, dan mereka melihat apakah ada hal kecocokan dengan Anda. Home page adalah kesan pertama.

Google dan Microsoft Research akan melaporkan jika kebanyakan orang menghabiskan 10 detik atau kurang di home page Anda sebelum membuat keputusan untuk menekan tombol kembali atau melihat lebih lanjut. Ini artinya pengunjung Anda harus melakukan banyak hal dalam waktu yang singkat.

Home page Anda harus bisa memberikan pemahaman dan informasi tentang yang dibutuhkah oleh pengunjung. Home page juga harus bisa menampilkan bahwa Anda berbeda dari kompetitor lainnya.

Agar pengujung betah berlama-lama, home page harus memiliki hubungan dengan emosional mereka, sehingga mereka mau membaca konten dan mengeksplorasi tautan lainnya lebih lanjut. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati dalam membuat home page agar memberi hasil dan dioptimalkan secara terus menerus agar hasilnya naik dari waktu ke waktu.

Biasanya homepage memiliki puluhan tautan di dalamnya, sedangkan landing page hanya memiliki satu tautan karena pengunjung memang diarahkan untuk tidak pergi ke mana-mana. Dengan satu tautan, jumlah distraksi atau gangguan hanya sedikit, sehingga landing page terbukti dapat meningkatan konversi yang berasal dari iklan yang berbayar.

Buat Website Toko Online Kamu Sekarang

Buat website toko onlinemu sekarang dengan Cepatlakoo. Gratis instalasi untuk 1 website kamu.

Cek Sekarang

Meskipun berada di situs web yang sama, landing page dibuat secara terpisah. Ini berguna pengunjung tetap fokus dan tidak teralihkan dari tujuan utama landing page tersebut. Berbeda dengan homepage, landing page berorientasi pada pencapaian konversi dan action yang dilakukan oleh pengunjung.

Inilah mengapa ahli marketing membuat iklan berbayar dengan menggunakan landing page yang mandiri sebagai tujuan dari lalu lintas iklan mereka.

Beberapa tipe landing page

Terdapat dua tipe landing page berdasarkan strukturnya:

Lead generation landing page

Contoh halaman landing page untuk lead generation

Biasa dikenal juga sebagai lead gen atau lead capture page. Landing page seperti ini menggunakan bentuk web sebagai Call to Action mereka.

Tujuan utamanya adalah untuk mengumpulkan lead atau data yang bisa diprospek secara langsung, seperti mengisi formulir, mendaftar newsletter, atau mendapatkan kupon.

Landing page seperti ini biasanya digunakan untuk marketing B2B.

Click-through landing page

Contoh dari sebuah click-through landing page milik Google

Dibandingkan dengan lead generation landing page yang isinya singkat dan padat, isi click-through landing page lebih detail tentang sebuah produk atau penawaran kepada pelanggan.

Landing page seperti ini biasa digunakan untuk e-commerce dan memiliki tombol sederhana sebagai CTA-nya. Dengan adanya informasi penawaran yang lebih rinci, pengunjung tidak akan segan untuk menekan tombol CTA.

Keuntungan menggunakan landing page

Contoh tampilan landing page sebuah situs

Selain dapat meningkatkan konversi sambil menekan biaya, landing page lebih fleksibel sebagai touchpoint atau tempat petemuan antara pelanggan dan pengusaha untuk saling bertukar informasi, layanan, dan mengatur transaksi.Landing page adalah elemen penting dari strategi pemasaran dan penjualan Anda.

Landing page akan bekerja lebih maksimal jika laman ini dipersonalisasi karena Anda bisa membangun hubungan yang lebih dalam dengan para pembeli.

Membangun hubungan seperti ini adalah manfaat landing page yang paling terkenal. Personalisasi yang bisa digunakan adalah desain dan copywriting yang menggambarkan usaha Anda.

Selain itu, landing page juga bagus untuk memposisikan dan membangun saham usaha Anda. Landing page dengan desain tulisan yang bagus dan konsisten mencerminkan profesionalitas usaha Anda.

Dengan adanya bukti sosial seperti testimonial dan ulasan dari pelanggan, Anda bisa membangun kredibilitas di mata para pelaku industri usaha Anda.

Kegunaan landing page

Seseorang tengah membuat layout landing page pada komputer

Landing page memiliki potensi kegunaan yang hampir tidak terbatas, tetapi ada beberapa contoh bagaimana landing page digunakan.

Mengumpulkan informasi personal dengan tujuan:

  1. Memberikan laporan mengenai fakta dan data statistik sebuah industri
  2. E-book yang berisi panduan komprehensif mengenai aspek-aspek yang berbeda tentang bisnis Anda
  3. Newsletter yang berisi tips yang berhubungan dengan topik keahlian Anda
  4. Podcast untuk orang-orang yang senang belajar dan mendengarkan saat berada di jalan atau olahraga
  5. Berlangganan blog dan menerima konten melalui email atau RSS
  6. Pendaftaran webinar untuk sesi siaran langsung secara online, biasanya berisi tanya jawab dengan ahli atau tamu spesial
  7. Presentasi dan rekaman, berisi video atau slide
  8. Mengatur jadwal konsultasi atau bertemu dengan seseorang yang membutuhkan waktu dan layanan Anda

Sebagai pemanasan prospek bisnis Anda selanjutnya sebelum Anda menyiarkan penjualan lebih lanjut, seperti:

  1. Membeli produk Anda atau layanan online
  2. Menjadi pembeli atau pelanggan dari toko online Anda

Jika sudah memiliki landing page, maka ini waktunya Anda untuk mempromosikan agar diketahui oleh target pasar Anda.

Beberapa cara membutuhkan dana marketing, tetapi cara lainnya bisa dilakukan secara gratis. Cara paling umum digunakan adalah iklan pay-per-click (PPC), pencarian organik, media sosial, dan email marketing.

Jika biasanya Anda membangun dengan pembeli di media sosial, maka Anda bisa mengarahkan mereka ke landing page agar pembeli bisa mempelajari lebih lanjut, membeli, dan konversi.

Penggunaan landing page di pemasaran tergantung dari apa yang Anda tawarkan, kepada siapa, dan dari mana pembeli Anda berasal. 

Dapatkan informasi seputar optimasi toko online, internet marketing, SEO, WordPress, dll dari kami langsung di inbox email Anda.



Email Anda aman bersama kami, kami tidak pernah mengirim email spam.

Leave a response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.